Jumat, 27 Mei 2011

Gue Udah tau . .Itu emak Gue . .

Di suatu sekolah ada Percakapan antara Anak Baru dengan Anak Lama . .Begini ceritanya . .

Ada anak baru (AB) dan anak lama (AL) sedang mengobrol saat pelajaran Fisika.
AL: “Eh lu anak baru ya?”
AB: “Iya..”
AL: “Hati-hati lu sama guru Fisika, kalau salah sedikit bisa di gampar”
AB: “Ooh… gue udah tahu”
AL: “Iya, gurunya udah jelek, gembel gitu mukanya, mana miskin lagi!”
AB: “Ooh…gue udah tahu”
AL: “Pokoknya ntar kalau pulang kita kerjain yuk! kita siram pake air got, kalau perlu kita gebukin tuh guru jelek! Eh ngomong-ngomong kok lu dari tadi bilang kalo lu udah tau sih?”
AB: “Iya gue udah tau . . itu emak gue . . Gue anaknya!!”






created by : d'chaniago

Kamis, 26 Mei 2011

Cara Belajar Efektif . .Yang baik dan Benar

Belajar di bangku kuliah memang berbeda dengan belajar di bangku sekolah. Ketika Anda sekolah, belajarnya lebih bersifat “disuapi” oleh guru dan ilmunya tidak terlalu mendalam. Nah..ketika Anda kuliah, maka pola belajar berubah menjadi mandiri (karena sistemnya SKS/Satuan Kredit Semester). Ilmu yang dipelajari juga lebih menjurus dan mendalam. Oleh sebab itu ada orang yang mengatakan belajar pada saat kuliah memerlukan “pandai-pandai” (kepandaian di atas kepandaian).
Lalu bagaimana caranya agar kita dapat belajar di bangku kuliah dengan baik dan efektif? Ada beberapa kiat yang dapat dilakukan :
1. Ketahui dan baca buku referensi yang ditunjukkan dosen kita. Baca buku referensi minimal dua kali agar isi buku itu benar-benar Anda pahami. Buku referensi biasanya juga akan disampikan oleh dosen dalam kuliahnya dan juga yang akan keluar ketika ujian.
2. Dengarkan kuliah dosen walau membosankan. Jangan tergoda untuk asyik sendiri ketika jam kuliah. Catat juga apa yang disampaikan dosen. Biasanya apa yang disampaikan dosen akan keluar ketika ujian.
3. Bentuk kelompok belajar yang anggotanya memang serius untuk belajar dan membagi ilmu di antara mereka. Dengan membentuk kelompok belajar, pemahaman dan wawasan kita tentang sesuatu topik akan lebih matang dan mendalam.
4. Bagi SKS yang Anda ambil dalam setiap semester secara seimbang dalam jumlah dan tingkat kesulitan. Jangan hanya mengambil pelajaran yang mudah saja atau sebaliknya sulit semua dalam satu semester. Hal ini agar tingkat stres kita merata, tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi dalam semester tertentu yang membuat akhirnya irama belajar kita menjadi tidak konstan.
5. Biasakan belajar rutin. Tidak peduli ada atau tidak ada ujian. Jangan belajar dengan SKS (Sistem Kebut Semalam). Selain meningkatkan stres, SKS membuat ilmu yang kita pelajari menjadi dangkal dan sulit dipahami.
6. Jangan lupa untuk menjaga hubungan baik dengan dosen (tetapi tidak perlu sampai menjilat). Kadangkala dosen memberikan nilai berdasarkan subyektivitas tertentu. Salah satunya dari ia mengenal mahasiswanya atau tidak. Dosen yang mengenal mahasiswanya akan lebih tidak tega untuk memberikan nilai jelek.
7. Jangan tergoda untuk menyontek walau Anda tidak bisa mengerjakan ujian atau tugas yang diberikan dosen. Menyontek hanya akan menumbuhkan mental pengecut dan pecundang. Membuat kita malas belajar karena terbiasa mengambil jalan pintas(menyontek). Apalagi jika ketahuan, citra kita di mata dosen dan mahasiswa lainnya akan hancur.

 Demikian Kiat kita yang dapat saya bagi buat pembaca semuanya . . .kalo ada info lain lagi saya bagi lagi . . . ( emang nya makanan apa di bagi- bagi ). . .  .tetap simak blog Praja IPDN manado yaaa . .

Asal Muasal Tekhnologi touch pad itu dari Indonesia ????? Serius????

Maaf ya dah lam ga da nge up date  . .soalnya sibuk banget ama kuliah . . nah kali ini ada cerita tentang asal mula tekhnologi touch pad itu . . dari pada penulis yang cerita  . .Langsung ke TKP aja . . .CekidoT . . .

Ternyata Technology "Touch Screen" penemu pertamanya adalah pengusaha Warung Nasi Tegal (WARTEG). Ini kisahnya:

Pada suatu saat seorang Ilmuwan Manca Negara makan di WARTEG. Setiap PENGUNJUNG yang datang ditanya oleh Pelayan Warteg:

Pelayan: "Makan pake apa?"

Pengunjung menempelkan jarinya ke kaca (menunjuk makanan di baliknya)

Pelayan: "Makan pake apa lagi?"

Pengunjung menempelkan jarinya ke kaca lagi.

Pelayan: "Apa lagi?"

Pengunjung kembali menempelkan jarinya ke kaca...

Beberapa detik kemudian makananpun sudah siap tersaji. SANG ILMUWAN pun berdecak kagum, ternyata technology di Indonesia luar biasa majunya. Tak ayal lagi merekapun menjiplaknya untuk TV, LAPTOP, PDA Blackberry Torch dan Ipad. . .

aokwokawkaok .. jadi gitu yaaaa . . .




d'chaniago

Senin, 09 Mei 2011

Sekolah Tinggi Sandi Negara

Sekolah Tinggi Sandi Negara
Jl Raya Haji Usa, Desa Putat Nutug, Ciseeng
Bogor – Jawa Barat 16330
Telepon : 0251 8541742 / 8541754
Faksimili : 0251 8541720
Website : www.stsn-nci.ac.id
Sekolah Tinggi Sandi Negara
Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah sekolah tinggi kedinasan yang diselenggarakan oleh Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia, berdasarkan Keppres  No. 22 tahun 2003 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara.
Mahasiswa STSN merupakan mahasiswa ikatan dinas
(dari umum) dan mahasiswa tugas belajar (PNS/TNI/POLRI). Mahasiswa ikatan dinas yang telah menyelesaikan pendidikan selanjutnya diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Sistem Pendidikan
STSN menerapkan pendidikan dengan sistem paket yang dinyatakan dalam satuan kredit semester (SKS). Beban studi yang harus diselesaikan adalah 146 SKS dan ditempuh selama 4 Tahun. STSN mempunyai 2 (dua) program studi yaitu Program Studi Teknik Persandian dan Program Studi Manajemen Persandian.
Program Studi Teknik Persandian memiliki dua bidang minat yaitu Teknik Kripto dan Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi.
Calon Mahasiswa dari umum yang dinyatakan Lulus Ujian Saringan Masuk dan diterima sebagai Mahasiswa STSN, diwajibkan menandatangani Perjanjian Ikatan Dinas dan mendapatkan Tunjangan Ikatan Dinas (TID), sesuai dengan Peraturan yang berlaku. Proses pengangkatan CPNS dimulai pada tingkat IV atau setelah lulus pendidikan.

Untuk info lebih lanjut lagi silahkan kunjungi website nya STSN yang ada di link atas tuh . . Thanks yaaaa . .  .

Baru punya HandPhone

Ucup dan Acep baru punya handphone.

Ucup : "Cep ngapain lho megangin pager rumah?"
Acep : "Ini Cup, gw lagi mau isi pulsa..."
Ucup : "Eh, ape hubunganye nempel di pager ama isi pulsa Cep? Telpon operator aje. Susah amat sih."
Acep : "Itu die masalahnye,dari tadi gue disuruh operator tekan pager, nah gue sudah tekan pager berkali-kali kok kagak bisa juga. Ampe bonyok neh jempol gue."
Ucup : "Gue lebih parah coy."
Asep : "Emang elu kenape?"
Ucup : "Gue malah disuruh mencet bintang."



created by : d'chaniago

Rabu, 04 Mei 2011

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran ( STIP )

Jalan Gunung Sahari - Mangga Dua Ancol
P.O.Box 1163 Jakarta 10011
Telp:(021)6392321-639120, Fax:(021)6260731
 E-mail : plapjkt@pacific.net.id

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran adalah Pendidikan pelayaran yang berada dibawah naungan Badan Diklat Perhubungan Republik Indonesia. Berdiri sejak tahun 1953 Akademi Ilmu Pelayaran yang menyelenggarakan Program Diploma III (setara dengan BSc) dengan 2 jurusan antara lain:
Nautika dan Teknika (sertifikat kompetensi Klas III), lama pendidikan 3-4 tahun.
 Pada tanggal 27 februari 1957 AIP diresmikan oleh Presiden Pertama RI Ir. Soekarno. Saat itu juga menjadi Akademi Pelayaran Pertama di Indonesia. Lokasi kampus berada di Jl. Gunung Sahari, Mangga Dua Ancol, Jakarta Utara.
Pada tahun 1962 AIP menyelenggarakan kerjasama dengan Akademi Pelayaran Amerika yaitu Kings Point untuk kelas khusus. Sejak didirikan, AIP telah memilki reputasi yang baik sebagai Pusat pendidikan Pelayaran sehingga pada tahun 1974 sampai dengan 1984 AIP berhasil menyelenggarakan pertukaran pelajar dengan Tanzania, Malaysia dan Bangladesh.
Pada tahun 1964 Akademi Ilmu Pelayaran Niaga dan Akademi Telekomunikasi dilebur menjadi Akademi Ilmu Pelayaran. sehingga AIP mendapat lisensi untuk melaksanakan 4 program studi: Nautika, Teknika, Ketatalaksanaan dan Kepelabuhanan (KTK) dan Elektronika & Telekomunikasi.
 Pada tahun 1983 Akademi Ilmu Pelayaran berubah nama menjadi Pendidikan dan Latihan Ahli Pelayaran (PLAP) dan diberikan lisensi untuk melaksanakan program Strata A, Strata B dan Strata C dengan 4 jurusan: Nautika, Teknika, Telekomunikasi Pelayaran dan Ketatalaksanaan dan Kepelabuhanan (KTK). Strata A merupakan program 3 tahun yang setara dengan BSc dengan sertifikat kepelautan kelas 3, Strata B merupakan program 1 tahun untuk pelaut yang memiliki pengalaman berlayar 2 tahun setelah mengikuti pendidikan Starta A dan memiliki sertifikat kepelautan kelas 2 dan Strata C merupakan program pendidikan dengan sertifikat kepelautan kelas 1.
Pada tahun 1995 PLAP mendapatkan lisensi untuk menyelenggarakan Program DiplomaIV dengan 3 Jurusan: Nautika, teknika dan Ketatalaksanaan dan kepelabuhanan (KTK) yang setara dengan Sarjana program kepelautan.
Pada tahun 1998 Institut diberi lisensi untuk menyelenggarakan DIklat Familiarization Training, Basic Safety Training, Proficiency in Survival Craft and Rescue Boat, Advance Fire Fighting, Tanker Familiarization, Oil Tanker, Liquified Gas Tanker, Chemical Tanker, GOC-GMDSS, Medical First Aid Training, Medical Care Training dan Radar /ARPA Training.
Pada bulan maret 2000 Pendidikan dan Latihan Ahli Pelayaran (PLAP) berubah status menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) dengan struktur organisasi baru yang membuka kesempatan bagi STIP untuk menjawab tantangan melaksanakan tingkat pendidikan yang lebih tinggi sampai ke jenjang S2 dan S3.
Dan akhirnya pada bulan april 2002 STIP menempati Kampus baru di Marunda Jakarta Utara.


PERSYARATAN UMUM
Syarat-syarat pendaftaran :
· WNI yang bertaqwa kepada Tuhan YME
· Umur max 23 tahun pada saat pendaftaran
· Tinggi min 165 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita
· Berkelakuan baik dan bebas narkotik
· Berbadan sehat
· Nem min 3 untuk Matematika, Fisika dan Bahasa Inggris
· Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan
· Membayar uang pendaftaraan
· Lulus seleksi adminitrasi, akademik, kesehatan, pykotest dan wawancara

PROGRAM DIPLOMA IV (D IV)
· Lama Pendidikan : 8 - 14 semester
· Jurusan :
1. Nautika
2. Teknika
3. Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan

CARA PENDAFTARAN
Mengisi fomulir pendaftaran dengan melampirkan :
· Fotokopi NEM dan Ijazah SMU/sederajat yang telah dilegalisir
· Keterangan dokter berbadan sehat/tinggi badan
· SKKB dari Kepolisian Resort setempat
· Surat Keterangan belum menikah dari kelurahan
· Fotokopi Akte Kelahiran yang sudah dilegalisir
· Tanda pembayaran pendaftaran
· Pas foto terbaru
· Waktu dan Tempat Pendaftaran :
c. Waktu pendaftaran setiap tahun ajaran baru bulan Juni
d. Tempat pendaftaran :
  Kampus STIP Jalan Gunung Sahari - Mangga Dua Ancol.


 untuk lebih jelas silahkan berlayar kesini STIP  .  . cekidot . .

AKADEMI SANDI NEGARA ( AKSARA )

Akademi Sandi Negara (Aksara) adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah pembinaan Lembaga Sandi Negara dan Dirjen Dikti Depdiknas. Aksara menyelenggarakan program pendidikan ahli madya sandi dan didirikan berdasarkan SK. Ketua Lembaga Sandi Negara No. 078.II.4.74 tanggal 16 Februari 1974 dan kemudian dikuatkan dengan pengakuan Depdikbud melalui SK. Mendikbud No. 0135/U/1975 tanggal 1 Juli 1975.

Program pada Aksara ini dapat diikuti oleh siswa lulusan SMU jurusan IPA dengan status mahasiswa ikatan dinas dan pegawai instansi pemerintah dengan status mahasiswa tugas belajar.
Mahasiswa Aksara selama mengikuti pendidikan tidak dikenakan biaya pendidikan dan diasramakan. Mahasiswa Aksara denga ststus ikatan dinas, pada tahun pertama kuliah ( Tingkat 1 ) diberi tunjangan ikatan dinas. Pada tahun kedua (Tingkat 2), diangkat menjadi CPNS dengan pangkat/ golongan Pengatur Muda TK.I (II/a) dan dipekerjakan dilingkungan persandian RI.

SISTEM PENDIDIKAN, BEBAN DAN LAMA STUDI

Perkuliahan diselenggarakan secara intensif dengan sistem kredit semester (SKS). Beban studi yang harus diselesaikan adalah 120 SKS dan ditempuh selama 3 tahun.
Pada tahun pertama, bagi mahasiswa yang tidak lulus ujian akhir semester (UAS), dinyatakan drop out (DO) dan tidak bisa meneruskan pendidikan.

Pada tahun kedua atau ketiga, bagi mahasiswa yang tidak lulus UAS hanya diberi kesempatan 1 (satu) kali untuk mengulang pada 2 (dua) angkatan berikutnya. Selama masa menunggu, yang bersangkutan akan dipekerjakan pada Lembaga Sandi Negara.



untuk lebih lengkap lagi silahkan mampir kesini AKSARA  . .

SEKOLAH TINGGI ILMU STATISTIK (STIS) JAKARTA

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan program D-IV, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak 1958, memanggil pemuda-pemudi Indonesia lulusan sekolah menengah umum untuk dididik menjadi ahli statistik. STIS mengemban visi menjadi lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional. Dengan demikian lulusan STIS merupakan tenaga yang mampu merencanakan dan melaksanakan penelitian, melakukan analisis di bidang sosial-ekonomi, serta merencanakan dan mengembangkan sistem informasi.
Kurikulum dibuat sesuai dengan perkembangan ilmu ekonomi, kependudukan, sosial, dan teknologi informasi. Proses dan metode pembelajaran ditekankan pada pengembangan ketrampilan di bidang statistik dan komputasi statistik.
STIS mempunyai dua jurusan: Jurusan Statistika (ekonomi dan sosial-kependudukan) dan Jurusan Komputasi Statistik. Jurusan statistik menghasilkan tenaga ahli statistik ekonomi serta tenaga ahli statistik sosial-kependudukan, dan jurusan komputasi statistik menghasilkan tenaga ahli komputasi dan sistem informasi.
Kampus STIS berada di lokasi yang asri, didukung dengan fasilitas perpustakaan, laboratorium komputer dengan local area network dan internet, sarana olahraga, sarana ibadah, dan mudah dijangkau dengan transportasi umum.
Seluruh pengajar adalah lulusan perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan jenjang S2 dan S3.
Instansi
Badan Pusat Statistik
Jurusan dan Program Pendidikan
Program pendidikan D-IV (setara S1) dan berhak mendapat gelar Sarjana Sains Terapan (SSt).
Jurusannya ada 2, yaitu:

Jurusan Statistik dengan 2 (dua) bidang konsentrasi:

  • Statistik Ekonomi, bagi yang berminat untuk menjadi tenaga ahli statistik ekonomi (Economic Statisticians) yang selain mampu melaksanakan kegiatan statistik ekonomi juga mampu melaksanakan analisis statistik dan pelaporan di bidang ekonomi, seperti penyusunan statistik harga-harga, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), Neraca Wilayah, Indikator Ekonomi dan lain sebagainya.
  • Statistik Sosial dan Kependudukan, bagi yang berminat untuk menjadi tenaga ahli statistik sosial dan kependudukan yang mampu melakukan analisis dan pelaporan di bidang sosial, kependudukan dan demografi.
Jurusan Komputasi Statistik
  • Dimaksudkan bagi peminat komputer dan sistem informasi statistik berminat menjadi tenaga ahli yang menguasai teknik pengolahan data, membuat program dan analisis data serta menguasai teknik penyusunan sebuah sistem informasi statistik seperti penyusunan basis data, komunikasi data, sistem jaringan dan diseminasi data statistik.



untuk info lebih lanjut liat disini STIS Homepage . .

Tips buat yang mau ngikutin test IPDN

waduw . .udah lama ni kaak nge posting , , ,maap yaaa . . .maklum barusan ada  siap melaksanakan UTS ama ada acara peringatan hari pendidikan nasional dan juga peringatan hari kartini . . ntar bakal nyusul tuh postingannya . sabar aja lah . .aowkoakowk . . .okelah tanpa basa basi lagi ini ada beberapa tips untuk anda yang akan melaksanakan lari sore atau lari pagi guna untuk menjaga badan anda tetap fit dan sehat dalam melangkah ke dalam Masa masa Test IPDN . .  cekidott . . .
Lari pagi sangat baik untuk menjaga kesehatan. Jantung dan paru-paru kita menjadi lebih kuat. Selain itu berat badan anda bisa turun beberapa kg dan otot perut anda juga jadi kencang dan rata. Jika anda ingin punya six pack, selain sit-up sebanyak minimal 5 x 50 kali, lakukan juga lari pagi dan kurangi berat badan.

If you can walk, then you can run. Jika anda bisa jalan, anda juga bisa berlari. Bahkan di Independent disebut bahwa riset terhadap 6.500 orang tua menunjukkan bahwa orang tua umur 70 tahun yang suka jogging sama sehat fisik dan otaknya dengan orang-orang yang berumur 50 tahun.
Bahkan George W Bush (semoga dilaknati Allah jika tidak tobat atas serangannya di Iraq dan Afghanistan) saat usia 55 tahun biasa berlari sekitar 5 km sebanyak 4 x dalam seminggu. Dia bisa menempuh jarak 1,6 km hanya dalam waktu 8 menit.
Gladys Burrill (92), seorang nenek dari Honolulu, Hawaii,  mendapatkan sertifikat dari Guinness World Records sebagai orang tertua yang dapat menyelesaikan trek marathon sepanjang 26,2 mil dalam waktu 9 jam 53 menit. Kecepatan  lari (jarak jauh)nya 4,2 km/jam!


Meski penelitian lain menunjukkan jogging bisa memberi cedera lutut dan kaki terhadap 57% orang tua, namun itu sebenarnya bisa diatasi dengan penggunaan sepatu dengan bantalan karet yang tebal dan empuk untuk mengurangi benturan. Jika perlu anda pasang bantalan tambahan untuk meredam benturan saat lari. Waktu jogging pun bisa dilakukan dengan perlahan. Loncatan tidak perlu terlalu tinggi sehingga benturan tetap ringan/low impact.
Tapi jika memang anda selain tua juga sangat overweight, jangan memaksa untuk lari pagi. Tak ada rotan, akar pun jadi. Jalan cepat pun tak masah.

Untuk lari pagi sebaiknya dilakukan setelah matahari terbit, misalnya jam 6:00 pagi. Jika lebih pagi pun misalnya setelah jama’ah shalat Subuh bubar (sekitar jam 5:15) tidak masalah.

Gunakan sepatu olahraga yang nyaman agar kaki anda tidak lecet. Kemudian pilih rute jalan yang aman. Cukup ramai dan bebas dari para preman/penodong.  Agar lebih aman, sebaiknya anda lari pagi bersama teman atau keluarga anda.

Pastikan juga aman dari kendaraan yang melaju. Agar lebih aman, sebaiknya anda berlari melawan arus kendaraan. Sehingga anda bisa melihat kendaraan yang melaju ke arah anda untuk meminimalisir kemungkinan tertabrak.

Sebaiknya anda pakai baju kaos dan celana olahraga. Minum air putih dulu segelas agar segar dan jangan lupa buang air agar tidak kebelet di tengah jalan.

Sebelum anda lari, sebaiknya anda berjalan kaki dulu sekitar 200 meter atau 5 menit untuk pemanasan. Jika anda pelari pemula, sebaiknya setelah lari 100 meter, anda jalan santai sekitar 200 meter. Jika anda sudah tidak lelah, lari lagi sejauh 100 meter. Ini agar anda tidak kecapean.

Nanti minggu berikutnya, anda bisa tambah jarak lari anda sejauh 200 meter, minggu berikutnya tambah lagi sejauh 100 m jadi 300 m, dan seterusnya. Jarak lari sejauh 3-5 km juga sudah cukup untuk menjaga kesehatan.

Saat lari, atur nafas anda. Tarik nafas dalam-dalam secara perlahan. Setelah dada anda berasa penuh, baru keluarkan juga secara bertahap. Jika anda bisa ngobrol dengan baik saat berlari dengan teman anda, berarti nafas anda sudah tokcer…

Saat mau berakhir, sebelumnya jalan kaki dulu sekitar 5 menit untuk pendinginan (cooling down). Jangan langsung duduk. Setelah suhu badan anda mulai turun dan keringat berhenti, baru anda mandi pagi. dan kalo sempat di lanjutkan dengan lari sore yang rutin untuk meningkatkan kesehatan dan stamina anda untuk menghadapi test IPDN yang semakin dekat  . . Jangan keseringan Begadang , mulalilah dengan makan makanan yang bergizi dan kaya nutrisi , dan pada saat test kurangi pemikiran yang rasanya mengganggu konsentrasi . .dengan kata lain , kalo masalah yang ga penting alias tentang PACAR mendingan di pause dulu aja deh . .

Test awal adalah Psikotest disini nanti anda akan menghadapi soal2 yang lumayan banyak dan sangat membutuhkan energi yang besar untuk berpikir dan juga akan membuat anda pusing pusing ( pengalaman dari seorang teman saat test psikotest ) nanti anda akan menjawab soal soal yang lumayan banyak, semua itu memakai waktu jadi lakukan yang terbaik dan jangan gegabah . KONSENTRASI itu lah hal yang paling penting dalam melakukan apapun , apalagi menjawab soal2 psikotest yang nanti akan membuat anda kebingungan sendiri dalam mengisi jawaban nya . . tetap jaga semagat dan yakinkan hati anda, bulatkan tekad anda untuk menjadi calon praja yang sejati . .Ingat Gerbang Jatinangor menunggu calon Pamong yang akan memimpin bangsa ini . . 

Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia

Sejarah STPI :
Didirikan di Jakarta, tepatnya di daerah Gempol-Kemayoran pada tahun 1952, institusi pendidikan ini semula diberi nama Akademi Penerbangan Indonesia (API). Pada tahun 1954 API dipindahkan dari Jakarta ke kampusnya yang baru, di wilayah kecamatan Legok, Tangerang (lebih dikenal oleh masyarakat penerbangan dengan kampus Curug).
    
Pada tahun 1969, Akademi Penerbangan Indonesia (API) berubah nama menjadi Lembaga Perhubungan Udara (LPPU). Pada tahun 1978, lembaga pendidikan ini  berubah  nama menjadi Pendidikan dan Latihan Penerbangan (PLP) yang merupakan Unit Pelaksana Teknis dari Badan Diklat Perhubungan.
Pada tahun 2000 PLP berubah nama menjadi Seklah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), hingga saat ini. Keberadaan STPI didasari oleh Keputusan Presiden RI dan Menteri Perhubungan sebagai berikut :
  1. Keputusan  Presiden  RI nomor 43 tahun 2000 tanggal 10 Maret 2000 tentang Sekolah TInggi Penerbangan Indonesia.
  2. Keputusan  Menteri  Perhubungan  nomor  64  tahun 2000 tanggal 21 Agustus   2000  tentang  Organisaisi   dan   tata    kerja   Sekolah    Tinggi   Penerbangan  Indonesia.
  3. Keputusan Menteri Perhubungan nomor SK. 29/DL.003/Diklat-2001 tanggal 29 Januari 2001 tentang Statuta Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia.

Profil STPI : 
Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia - Curug (STPI Curug) merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah Departemen Perhubungan Republik Indonesia. STPI  Curug terletak di Kecamatan Legok Kewedanaan Curug Kabupaten Tangerang Propinsi Banten.

STPI Curug memiliki tugas dan fungsi mendidik putra putri terbaik bangsa Indonesia untuk menjadi sumber daya manusia yang ahli dan terampil di bidang penerbangan, yang diakui secara nasional maupun internasional.


Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya STPI Curug memiliki 4 (empat) jurusan pendidikan, yaitu Jurusan Penerbang, Jurusan Teknik Penerbangan, Jurusan Keselamatan Penerbangan dan Jurusan Manajemen Penerbangan. Setiap jurusan pendidikan terbagi dalam beberapa program studi sesuai dengan minat dan bakat peserta pendidikan dan pelatihan.


Kurikulum dan silabus pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh STPI Curug mangacu pada standar nasional (Departemen Pendidikan Nasional RI) dan internasional (
International Civil Aviation Organization = ICAO), sehingga diharapkan setiap lulusan STPI Curug mampu untuk bersaing baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Pola pendidikan dan pelatihan bagi setiap peserta didik, mengacu pada pola pendidikan akademis, fisik, mental dan kedisiplinan. Sehingga diwajibkan bagi setiap peserta didik untuk tinggal di Asrama selama diklat berlangsung dengan pengawasan para pembimbing.

 Jurusan di STPI :
  1. Penerbang 
    Mendidik dan melatih Taruna menjadi Penerbang  berkualifikasi Commercial  Pilot  Licence  (CPL), Multy  Engine  (ME)  dan Instrument  Rating (IR).

    Terdiri dari 3 Program Studi :
    a. Program Studi Penerbang Sayap Tetap
    b. Program Studi Penerbang Sayap Putar
    c. Program Studi Flight Operation Officer (FOO)/Operasi Pesawat Udara
  2. Teknik Penerbangan 
    Mendidik dan melatih calon Teknisi pesawat  udara,  telekomunikasi dan navigasi udara, listrik     dan   mekanikal   bandar   udara   serta   teknisi bangunan dan landasan.
    Terdiri dari program studi :
    a. Program Studi Teknik Pesawat Udara
    b. Program Studi Teknik Telekomunikasi dan  Navigasi Udara
    c. Program Studi Teknik Listrik Bandar Udara
    d. Program Studi Teknik Mekanikal Bandar Udara
    e. Program Studi Teknik Bangunan dan Landasan
  3. Keselamatan Penerbangan
    Menyelenggarakan diklat  dengan tujuan peserta  didik  mempunyai  ketrampilan dan pengetahuan   di bidang  keselamatan penerbangan.

    Terdiri dari 4 program studi, yaitu :                          
    a. Program Studi Pemanduan Lalu Lintas Udara
    b. Program Studi Penerangan Aeronautika  
    c. Program Studi Komunikasi Penerbangan
    d. Program Studi Pertolongan Kecelakaan  Penerbangan
  4. Manajemen Penerbangan  Menyelenggarakan diklat di bidang operasi dan administrasi penerbangan.

    Mempunyai 3 program studi :
    a. Program Studi Operasi Bandar Udara
    b. Program Studi Administrasi Perhubungan  Udara
    c. Program Studi Manajemen Transportasi Udara.


Untuk info lebih lengkap liat disini http://www.stpicurug.ac.id . .thanks . .

Obed , ko mau masuk mana ????

Bu guru tanya : anak2 siapa yg mau msk Surga?
serempak anak2 batariak"Saya"

tp yg nama Obed ini de diam sj..
bu guru tanya lg siapa yg mau msk neraka..anak?2
dong batariak"Tra mau"..Obed de ttp diam sj..

bu guru tanya Obed ko mau msk surga k neraka?
Obed jwb sa tra mau dua2 knpa tra mau dua2 buk . .

Obed jwb "habis Bpk sebelum meninggal de bilang"Obed Ingat!! APAPUN YG TERJADI KO HRS MASUK IPDN"

Senin, 02 Mei 2011

Tips dan Trik untuk bisa lulus ke IPDN

Foto Gerbang IPDN Jatinangor
  Ketika mendengar kata kata tentang  IPDN secara spontan yang terlintas di fikiran kita (kebanyakan) pasti tidak jauh dari keadaan kampus yang tidak kondusif, mengerikan, penuh kekerasan, intimidasi dari senior terhadap junior, masuknya pake uang pelicin, para prajanya kebanyakan anak-anak pejabat, ataupun masa depan sudah dijamin sebagai PNS, ataupun sebuah tempat penempaan kader pemimpin pemerintahan dalam negeri. Semua pandangan tersebut sah-sah saja terlintas di setiap pikiran kita yang memang fitrahnya diciptakan berbeda-beda oleh Yang Maha Kuasa. Sah-sah saja jika ada yang memandang IPDN sebelah mata ataupun bangga dengan eksistensi IPDN.
Oke, berbicara mengenai jumlah peminat sebagai capra (calon praja) dari tahun-ketahun dapat kita ambil rata-rata peminatnya setiap tahunnya sangat tinggi yakni sekitar 15.000 sampai 20.000 orang. Jika dibandingkan dengan jumlah praja yang diterima setiap tahun nya yakni berkisar antara 1.000 sampai 1.500 praja  (tergantung kebutuhan Pemda) tentunya persaingannya sangat ketat (Tetapi untuk Tahun Ajaran 2011/2012 akan di ambil sebanyak 2050 calon praja ). Sebagai contoh kita ambil salah satu propinsi yang tergolong banyak peminatnya yaitu Sumatera Barat (asal pendaftaran penulis,hehe..). ketika penulis mendaftar sebagai calon praja pada tahun 2010 peminatnya mencapai 2500 orang sedangkan yang diterima sebanyak 59 orang.
Tulisan ini secara khusus saya tujukan kepada adik-adik calon praja ataupun kepada para orang tua yang ingin mengkaderkan anaknya menjadi seorang birokrat. Hal yang terpenting yang perlu kita yakini yaitu kesempatan itu ada dan kita semua yang memenuhi syarat mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat menjadi bagian dari IPDN seberapa ketat pun persaingan yang ada.
Ada beberapa Tips dan Trik yang mungkin dapat menjadi suatu masukan agar persiapan para calon praja menjadi terarah, antara lain:
1.    Luruskan niat untuk menjadi Praja IPDN, bukan semata-mata untuk mengejar status PNS tapi juga sebagai Abdi Praja (Pelayan Masyarakat).
2.    Aktif mencari tahu kapan jadwal tes IPDN dimulai. Hal ini karena tidak semua Pemda mengumumkan secara terbuka jadwal penerimaan calon praja. Informasi dapat di dapat di kantor BKD (Badan Kepegawaian Daerah) setempat.
3.    Lengkapi semua persyaratan yang telah ditetapkan. Kalau perlu teliti kembali semua berkas-berkas yang telah disusun. Untuk persyaratan yang diperlukan lebih lengkapnya lihat di info yang da di blog ini .
4.    Terus ikuti perkembangan tes nya. Karena tes nya terdiri dari lima tahapan tes di daerah(administrasi, psikotes, kesamaptaan, kesehatan, dan kemampuan akademik) dan satu tahap terakhir yang dilaksanakan di Jatinangor (Pantukhir). Jangan sampai ada tes yang terlewat karena tes nya memakai sitem gugur. Intinya sering-sering mencari informasi ke BKD.
5.    Tips untuk mengikuti keenam tahapan tes :
a)    Tes Administrasi.
Lengkapi secepatnya semua persyaratan yang diminta. Makin awal melengkapi makin baik. Hal ini untuk menghindari ramainya peminat lain yang mengurus hal yang sama di kantor yang sama. Selain itu hal ini untuk mengantisipasi jika ada berkas yang salah kita masih mempunyai waktu untuk memperbaikinya.
b)    Tes Psikologi (Psikotes)
Tes Psikologi ini biasanya dilaksanakan di ibukota Provinsi. Saran penulis jauh-jauh hari sebelum hari H calon praja membiasakan untuk membahas soal-soal psikotes yang banyak dijual di toko buku. Guna nya bukan supaya IQ kita langsung naik drastis tapi agar kita familiar dengan soal-soal psikotes tersebut sehingga kita memiliki tingkat kepercayaan diri ketika mengerjakannya.
Bagi capra yang rumahnya jauh dari ibukota provinsi hal penting yang perlu dipersiapkan yaitu keberadaan kita di lokasi tes sebaiknya beberapa hari sebelum tes dilaksanakan agar kondisi badan tetap fit ketika tes berlangsung.
Ketika tes berlangsung pastikan anda mematuhi waktu mengerjakannya. Patuhi juga aturannya. Jangan mencontek (masak calon kader gak jujur?)
c)    Tes Kesamaptaan
Tes Kesamaptaan yaitu tes ketahanan dan kekuatan fisik. Tes kesamaptaan terdiri dari dua jenis, yaitu kesamaptaan A dan kesamaptaan B. Tes Kesamaptaan A yaitu Lari keliling Lapangan Bola selama 12 menit. Untuk capra putra usahakan minimal terlewati 6 putaran dan untuk putri usahakan minimal 5 putaran. Tes kesamaptaan B terdiri dari Push Up (Usahakan Minimal 30 kali), Sit Up (usahakan Minimal 30), Pull up (minimal 4 kali), dan shuttle Run/ lari membentuk angka delapan sebanyak tiga putaran (minimal 19 detik). Sebelum tes Samapta berlangsung hendaknya jauh-jauh hari latihan fisik yang teratur kalau perlu didampingi instruktur (malahan ada yang membuka les privat lho). Tapi jika kondisi keuangan tidak memungkinkan tidak perlu dipaksakan untuk memakai instruktur. Cukup mengerti teknik yang benar saja, selanjutnya berlatihlah secara mandiri.
 Ketika hari H sudah semakin dekat hentikan latihan-latihan berat, cukup latihan ringan seperti lari-lari kecil saja dan perbanyak konsumsi multivitamin dan buah-buahan.
d)    Tes Kesehatan
Tes Kesehatan biasannya dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah. Bagian-bagian yang di cek adalah mata ( maksimal Plus Minus 1,0), gigi ( tidak boleh memakai kawat, kalau ada gigi yang berlubang ditambal ataupun jika sudah terlalu parah sebaiknya dicabut). Tinggi badan untuk pria min. 160 cm, untuk wanita 155 cm. selanjutnya pemeriksaan darah, kelamin, THT, jantung, paru-paru, dan organ-organ dalam lainnya.
e)    Tes Akademik
Tes Akademik merupakan tes terakhir yang dilaksanakan di daerah. Tes Akademik dilaksanakan di ibukota provinsi. Materi yang diujikan yaitu Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kewarganegaraan. Tes berbentuk pilihan ganda. Tidak ada sistim minus. Jadi usahakan lembar jawaban terisi semua. Setelah anda lulus dalam tes ini maka kesempatan anda diterima sebagai praja IPDN sudah semakin besar.
f)     Pantukhir ( Penentuan Akhir)
Pantukhir yaitu tes terakhir yang dilakukan di kampus IPDN pusat di Jatinangor, Jawa Barat. Tes yang diberikan yaitu Kesamaptaan, kesehatan, dan tes wawancara. Untuk kesamaptaan dan kesehatan tolak ukur nya sama dengan yang dilaksanakan di daerah. Khusus untuk tes wawancara ada beberapa tips yang sekiranya perlu diperhatikan antara lain bersikap tegas dan tegap ketika ditanya. ketika di suruh menjawab pertannyaan jawablah langsung pada intinya (Praja biasa menyebutnya dengan istilah Jangan Banyak Penjabaran). Tidak ada standar pertannyaan apa saja yang ditanyakan. Tapi berdasarkan pengalaman yang ditanyakan seperti nama-nama menteri, pancasila, menyanyikan lagu wajib, memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris, atau apa saja yang terlintas dipikiran penanya. Kalau saya dulu yang ditanyakan yaitu berat dan tinggi badan serta NEM. Tapi jangan salah banyak juga calon praja yang gugupnya luar biasa sehingga ditanya nama orang tua saja lupa. Maklum saja yang tim penanya terdiri dari Sekjen, dirjen, irjen, dan orang-orang yang berada di tataran top level Kementerian Dalam Negeri. Saran saya sebelum wawancara bangun dulu mental dan kepercayaan diri seperti berlatih berbicara di depan cermin dan sebagainya.
6.    Setelah semua tes dilaksanakan dengan sungguh-sungguh tunggulah hasil tes nya dengan sabar. Berdoalah kepada Yang Maha Kuasa agar diberikan hasil terbaik.
Bagi yang lulus selamat menjadi Praja IPDN akan tetapi bagi yang BELUM lulus semoga bersabar karena tahun depan gerbang Kesatrian IPDN masih terbuka lebar.Dan kesempatan hanya ada 3x test , buat yang sudah pernah ikut test lebih dari 3x ,mohon maaf sudah tidak bisa lagi . 






Minggu, 01 Mei 2011

Penerimaan Capra Tahun ajaran 2011/2012

KEMENTERIAN DALAM NEGERI
REPUBLIK INDONESIA
PENGUMUMAN
Nomor : 892.22/1168/SJ
TENTANG
SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN
TAHUN AJARAN 2011/2012
Dengan hormat diberitahukan bahwa Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah pada tahun ajaran 2011/2012 membuka kesempatan bagi Putera/Puteri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti Pendidikan Tinggi Kepamong Prajaan (Diploma IV) pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Adapun ketentuan penerimaan Calon Praja (Capra) IPDN Tahun Ajaran 2011/2012 sebagai berikut :
I. Syarat dan Tata Cara Pendaftaran
1. Persyaratan Pelamar / Calon Peserta seleksi meliputi :
1. Warga Negara Indonesia;
2. Usia :
- Pelamar umum maksimal 21 (dua puluh satu) tahun;
- Pelamar dari PNS Tugas Belajar berumur Maksimal 24 tahun dan mempunyai masa kerja minimal 2 (dua) tahun.
3. Tinggi badan pelamar pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm;
4. Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA) pendaftar, yaitu; tahun 2009 dan 2010, bagi pelamar umum;
5. Tidak bertato atau bekas tato dan bagi pelamar Pria tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya kecuali karena ketentuan agama/adat;
6. Nilai rata-rata Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) minimal 7,00;
7. Tidak menggunakan Kacamata/Lensa Kontak Minus sesuai dengan unsur pemeriksaan kesehatan (tes kesehatan) bagi peserta seleksi penerimaan Calon Praja IPDN;
8. Bagi Pendaftar yang masih duduk di kelas XII pada tahun 2011, dapat mendaftarkan diri dengan menyertakan surat keterangan yang ditandatangani dan disyahkan Kepala Sekolah, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan masih duduk di Kelas XII atau menggunakan Surat Kepala Sekolah dan menyerahkan surat tanda kelulusan selesai ujian Nasional;
9. Surat keterangan catatan Kepolisian dari Kepolisian tingkat Kabupaten/Kota setempat;
10. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari RSUD/Puskesmas setempat;
11. Surat Pernyataan sampai saat ini belum pernah menikah/kawin dan/atau hamil/melahirkan dan kesanggupan tidak menikah/kawin selama mengikuti Pendidikan Tinggi Kepamong Prajaan dikampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diketahui Orang Tua/Wali dan disyahkan kepala Desa/Lurah setempat, yang dinyatakan secara tertulis diatas kertas bermaterai Rp. 6000 (Contoh Surat Pernyataan (pdf))
12. Surat Pernyataan bersedia mengikuti proses pendidikan di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Pusat atau Daerah dan bersedia mengembalikan seluruh biaya selama pendidikan yang telah dikeluarkan Pemerintah, dikarenakan mengundurkan diri, diberhentikan dengan hormat maupun tidak hormat dan/atau melanggar peraturan pendidikan yang dinyatakan secara tertulis diatas kertas bermaterai Rp. 6000 dan diketahui Orang Tua/Wali. (Contoh Surat Pernyataan (pdf))
2. Persyaratan Lainnya
1. Fotocopy Tahun Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
2. Pasphoto berwarna menghadap Kedepan dan tidak memakai kacamata, ukuran 3 x 4 cm, sebanyak 5 (lima) lembar;
3. Menyerahkan surat pernyataan yang telah ditentukan; dan
4. Syarat pendaftaran disusun rapi dan dimasukkan kedalam stofmap berwarna biru.
3. Tempat dan waktu pendaftaran
1. Tempat Pendaftaran :
2. Pendaftaran dilakukan oleh setiap calon peserta seleksi di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten/Kota masing- masing seluruh Indonesia. Waktu Pendaftaran :
Pendaftaran dilaksanakan mulai tanggal 02 Mei sampai dengan tanggal 15 Mei 2011.
II. Lain-Lain :
1. Bagi Peserta seleksi Calon Praja IPDN pada tahun 2011 masih berada di kelas XII SMA/MA, dan dikemudian hari ternyata yang bersangkutan tidak lulus SMA/MA dan/atau nilai-nilai rata-rata STTB SMA/MA tidak memenuhi syarat nilai 7,00 maka dinyatakan gugur walaupun yang bersangkutan telah dinyatakan lulus seleksi sebagai Calon Praja IPDN.
2. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi BKD Provinsi, Kabupaten dan Kota.
3. Apabila ada pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi Calon Praja IPDN dengan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.


Jakarta, 21 April 2011
an. MENTERI DALAM NEGERI
SEKRETARIAT JENDERAL,
TTD




DIAH ANGGRAENI



Copyright © Kementerian Dalam Negeri 2011

Sabtu, 30 April 2011

Jika Hewan Punya Facebook

Kalau binatang punya Facebook, kira-kira statusnya apa aja ya? Berikut beberapa yang sudah ditemukan. Tapi nggak tau apa mereka bener binatang.

Anjing Pudel : "Nunggu mo ke salon neh
"

Kecoak : "Baru aja selamat dari injekan maut, yeah!
"

Sapi : "Aku diraba-rabi lagi oleh majikanku ."


Kucing : "Anak gue yang ke- 5 barusan nanya siapa bapaknya. Gue bingung mau jawab apa. Gue sendiri lupa bapaknya siapa?"


Nyamuk:" Ane positif HIV AIDS boooo "


Ayam : Teman-teman...kalo besok gw ga update... berarti gw udah di goreng... i luv u all...


Cumi-cumi: "Abis isi ulang tinta nich.
"

Babi: "Gw difitnah nyebarin flu. Sialan!!"


Kambing : "Selamat lebaran haji kemarin ndak disembelih
. "





created by : d'Chaniago

Jumat, 29 April 2011

Termasuk Jenis Virus Berbahaya

Akhir-akhir ini setelah virus H1N1 dan R4N1 ternyata ada virus yang tidak kalah gawatnya.

Dan dikabarkan bahwa semua pasien di Rumah Sakit Jiwa di seluruh dunia sudah terkena penyakit ini.

Memang,virus ini belom mempunyai korban, tetapi langsung menyebar ke seluruh dunia!

Hampir semua calon calon legislatif yang akhir akhir ini kalah dalam pemilu tanggal 9 april lalu terkena virus ini!!



Nama virus ini adalah : G1L4



 created by : no name

Kampus IPDN Minahasa sementara . .

AULA Kelas

AULA kelas

Gedung Utama Badan Diklat

Lapangan UPACARA

Gerbang Utama Badan DIklat

POS Penjagaan IPDN dan Badan Diklat

IPDN Manado di Minahasa Utara

Kelas Tampak Samping Depan

WISMA SOPUTAN

Wisma Madya Praja ( Wisma Kalabat )

Wisma Putri Madya dan Muda ( Wisma SOPUTAN )

Bayi Dikirim dari Surga

Seorang wanita membawa bayinya yang berumur 4 bulan untuk mengunjungi tetangganya. Si bayi mulai rewel segera setelah mereka tiba.

Roger, 5 tahun, anak dari tetangga yang dia kunjungi berkata, "Dari mana Anda mendapatkan bayi ini?"


"Dia dikirim dari Surga," jawab ibu.


Ketika bayi itu terus menangis dan berteriak, anak kecil itu berkata, "Aku yakin aku tahu mengapa dia dikirim dari Surga. Tuhan ingin ketenangan di atas sana!"






created by : d'Chaniago

Kamis, 28 April 2011

sejarah IPDN

Berawal dari didirikannya Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di Malang Jawa Timur pada tanggal 1 Maret 1956 berdasarkan SK Mendagri No.Pend. 1/20/565 tanggal 24 September 1956 dengan Direktur Pertama dr. Raspio Woerjadiningrat. Untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga kader aparatur pemerintah di tiap daerah, maka sejak tahun 1965 satu demi satu didirikan APDN di berbagai provinsi dan pada tahun 1970 telah berdiri 20 APDN di seluruh Nusantara, lokasi-lokasi APDN tersebut adalah di Banda Aceh, Medan, Bukittinggi, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Tanjung Karang, Bandung, Semarang, Malang, Mataram, Kupang, Ujung Pandang, Manado, Pontianak, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Ambon, dan Jayapura.
Sampai dengan tahun pendidikan 1991 yaitu tahun alumnus berakhimya operasi APDN di daerah-daerah telah menghasilkan 27.910 orang, yang penempatannya tersebar di 27 Propinsi. Kini para alumninya sudah mengembangkan diri untuk pendidikan selanjutnya dan pada umumnya sudah menduduki jabatan teratas di lingkungan Departemen Dalam Negeri. Untuk menyamakan pola pendidikan APDN dikeluarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 38 Tahun 1988 tentang Pembentukan APDN yang bersifat Nasional yang dipusatkan di Jatinangor, Sumedang Jawa Barat. Dalam proses perkembangan selanjutnya dikeluarkan Keputusan Presiden No.42 Tahun 1992, yang mengubah APDN menjadi Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri disingkat menjadi STPDN. Bagi lulusan Program D-IV STPDN berhak menyandang gelar "SSTP" (“Sarjana Sains Terapan Pemerintahan”). Lulusan atau alumni STPDN diharapkan memiliki tiga kompetensi dasar yaitu:
• Kepemimpinan (Leadership),
• Kepelayanan (Stewardship),
• Kenegarawanan (Statemanship).
Setelah terjadi kasus kekerasan pada praja Wahyu Hidayat yang menyebabkannya meninggal dunia, pemerintah melalui Departemen Dalam Negeri akhirnya memutuskan melebur Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) dalam wadah baru bernama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 2005. Perubahan yang diatur Keppres Nomor 87/2004 tentang Penggabungan STPDN dan IIP dan Permen Dalam Negeri No. 29 tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja IPDN, sebenarnya sudah dirancang sejak 1998 karena ada aturan yang membatasi setiap departemen hanya memiliki satu pendidikan kedinasan.
Pada 10 Oktober 2007, IPDN kembali diubah menjadi Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), namun IIP yang baru ini tidak akan hanya mempunyai kampus di Jatinangor, melainkan juga di beberapa daerah lain seperti Bukittinggi (Sumatera Barat), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Mataram (Nusa Tenggara Barat). IIP juga akan berbeda dari IPDN dari segi sistem pendidikannya, meskipun pada saat keputusan perubahan ini diambil sistem pendidikan yang baru tersebut belum diatur secara dirinci.[1] [2]
Fasilitas kampus
Ruang Makan
• Ruang kuliah: luas ruangan seluruhnya 8.820 m2 (64 ruangan yang terdiri dari 8 ruang besar dan 56 ruang kecil)
• Perpustakaan: luas ruangan 400 m2, koleksi 1947 judul, 48.375 eksemplar
• Laboratorium: luas ruangan seluruhnya 800 m2, laboratorium terpadu (komputer, bahasa, dan pemerintahan)
• Lembaga penelitian: ada ruangan untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (100 m2)
• Kegiatan mahasiswa: ada ruangan untuk kegiatan mahasiswa (720 m2). Untuk memberikan latihan praktik mengembangkan kemampuan kepemimpinan Praja disusun Organisasi Korps Praja, disebut Wahana Bina Praja merupakan senat mahasiswa IPDN, Wahana Bina Praja mempunyai Struktur Organisasi dan Tata Kerja-nya disesuaikan dengan Organisasi PemerintahanWilayah/Daerah. Pelabat-pejabat Korps disebut Gubernur Praja, Bupati/Walikota Praja, Camat Praja dan Kepala Desa/Kelurahan Praja dilengkapi dengan sekretariat masing-masing. Juga terdapat berbagai Unit Kegiatan Praja (UKP), yaitu: Drumband Gita Abdi Praja, Gerakan Pramuka, Wapa Manggala, Majalah Abdi Praja, Teater Persada, SAR, Sanggar Seni Praja, Informatika dan Komputer, Klub-klub Olahraga, dan lain-lain
• Fasilitas lain: ruang seminar/workshop (1.142 m2), ruang olahraga (1.656 m2), ruang studio (500 m2), ruang komputer (200 m2), ruang serbaguna/aula (3.306 m2), asrama mahasiswa (39.300 m2), Sarana dan Prasarana Pendidikan berupa ruang kantor, gedung menza (ruang makan), asrama (wisma praja), workshop, kamar sakit asrama, lapangan dan gedung olah raga, tempat peribadatan, gedung serba guna, lahan latihan pertanian dan perikanan, fasilitas untuk perbankan, koperasi, dan lain-lain.
• Fasilitas khusus: ruang perkantoran untuk operasional kegiatan pegawai IPDN, komplek perumahan pejabat dan dosen fungsional IPDN sebanyak 96 unit, asrama pengasuh sebanyak 1 unit, asrama Praja sebanyak 30 asrama, poliklinik Praja dan pegawai IPDN sebanyak 1 unit.
• Fasilitas umum: tempat ibadah (1 buah mesjid, 1 buah gereja Katolik, 1 buah gereja Protestan, 1 buah pura), tempat olahraga, 5 lapangan tenis, 1 lapangan sepak bola, 1 lapangan bulutangkis, 1 lapangan basket, 1 lapangan squash, 1 lapangan voli, Fitness Centre, Koperasi Pegawai “Abdi Praja”, Wartel Koperasi Pegawai “Abdi Praja”, Bank Pembangunan Daerah Cabang Pembantu IPDN.

Memberi Nama Bayi yang Baru Lahir

Su Wong menikah dengan Lee Wong, keduanya berkulit putih dan berambut lurus. Tahun berikutnya, keluarga Wong memiliki bayi baru. Perawat membawa kepada mereka seorang bayi laki-laki berkulit hitam dan rambut keriting.

"Selamat!" kata perawat, "Mr Wong, apa nama yang akan Anda berikan untuk bayi Anda?"


Si ayah bingung melihat bayi mereka yang baru itu dan berkata, "Saya pikir kami akan memberinya nama Sam Ting Wong."(Maksudnya "SOme Thing Wrong" ).








created by : d'Chaniago

Rutinitas menjadi Seorang Praja IPDN Minahasa

Menjadi seorang PRAJA merupakan suatu kebanggaan yang ada di hidup saya.

Jadwal Rutin yang akan mendidik kita untuk menjadi lebih disiplin.
Bangun Jam 04.00 pagi dan melaksanakan Ibadah dan mempersiapkan diri untuk Aerobik dari jam 04.30 sampai pukul 05.30.

Setelah itu kembali ke Wisma(Sebutan bagi tempat kita tinggal di IPDN) , dan melaksanakan pembersihan diri .

Jam 06.10 semua sudah bersiap di depan MENZA(Sebutan untuk tempat makan bersama ).Berbaris dengan rapi , dan masuk ke dalam MENZA dengan melakukan PPM(Peraturan Penghormatan Militer).

Ini karna IPDN merupakan Sekolah Tinggi Kedinasan yang bisa dikatakan Semi Militer.
Saat di dalam MENZA , kita melaksanakan Upacara makan pagi yang dilaksanakan secara bersama – sama.

Karna di Kampus Minahasa angkatan yang tertinggi adalah Madya Praja (Tingkat II),jadi di Kampus Minahasa baru ada 2 tingkat Madya Praja dan Muda Praja.

Setelah selesai melaksanakan Upacara Makan Pagi,Semua Praja melaksanakan APEL Pagi dan Setelah Apel tersebut Bersiap – siap mengikuti kegiatan Perkuliahan dari jam 07.30 – 11.30 .

Selesai kegiatan Perkuliahan Jam 11.30 kembali ke Wisma dan Mempersiapkan diri untuk kegiatan Upacara Makan Siang .

Tepat pukul 12.30 Praja kembali melaksanakan Upacara Makan ,

Jam 13.00 upacara makan siang telah dilaksanakan dan bersiap untuk melaksanakan kegiatan Pelatihan. .

Itulah beda IPDN dengan sekolah atau kampus kampus yang lain,yang dimana mereka kebanyakan hanya memmfokuskan di bidang pengajaran , sedangkan di IPDN ada Pengajaran dan Pelatihan yang nanti akan berguna untuk kita nanti di lapangan kerja.

Kegiatan Pelatihan berupa kegiatan Praktek yang dimana kita terlibat langsung di TKP.

Selesai Pelatihan jam 16.30 , maka Praja boleh melakukan Ekstra seperti : Voli,Futsal,Bola kaki, Bola Basket, Tenis Meja , Badminton , Lari ,dan lain lain .

Setelah selesai mengikuti Ekskul,semua Praja wajib kembali ke WISMA pukul 17.30 . Karna akan mempersiapkan diri untuk melaksanakan makan malam .

tepat jam 18.30 semua Praja sudah berada di Menza melaksanakan Upacara Makan Malam .

Selesai makan malam Praja biasa nya kembali ke Wisma kecuali pada hari Senin dan Kamis , karna biasanya melaksanakan kegiatan Kerohanian .

Jam 21.00 Praja melaksanakan Apel Malam dan setelah itu kembali ke WISMA melaksanakan wajib belajar . Pukul 22.00 semua lampu kamar Praja harus mati dan tidak ada yang melakukan pergerakan lain .

kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Senin – Jumat ,Sedankan pada Hari Sabtu itu merupakan hari PENGASUHAN ,dan lebih banyak Kegiatan Fisik ,misalnya PBB,Lari siang atau sebagainya .

Dan pada Hari Minggu adalah penentuan Reward atau Punishment .
Apabila mendapat Reward ,maka Praja akan mendapat Pesiar(Kegiatan keluar kampus/jalan- jalan) sampai batas waktu yang ditentukan.

Tapi,apabila Praja ada yang melakukan Pelanggaran maka,Hak Pesiar dicabut dan tidak dapat melaksanakan kegiatan Pesiar sampai batas waktu yang ditentukan.

*Beginilah kehidupan Praja yang sudah menjadi kebiasaan untuk DISIPLIN dan Tepat Waktu .